Awal: Ketertarikan Saya pada Rubik

Cerita ini hanyalah kisah bagaimana saya memulai ketertarikan saya pada sebuah puzzle toy yang dinamakan rubik. Hingga saat ini, saya masih senang memainkannya di waktu senggang dan ketika menunggu, atau menghilangkan kebosanan. Permainan ini sangat efektif bagi saya, dan banyak cuber(orang yang biasa menyelesaikan puzzle ini)  lainnya.

Bermula pada sekitar tahun 2010 yang lalu,. Awalnya sya melihat seorang teman memainkan puzzle tersebut dengan dibantu algoritma(sebuah aturan/rumus untuk rubik). Karena sebelumnya saya tidak tahu apapun tentang puzzle ini, saat itu saya mencemoohnya, “haha!, masa maen gituan aja pake rumus?,” begitulah saya^^

Ketika itu teman saya beralasan, bahwa memang puzzle itu dapat diselesaikan dengan tidak menggunakan algoritma, namun akan sulit sekali jika hanya mengandalkan intuisi saja,. Apalagi hal tersebut memerlukan imajinasi dan logika yang sangat kuat,. Dia menambahkan, “Ini kan buat orang yang cenderung pake otak kanan, nah, aku kan dominan otak kiri, jadi wajar dong kalo aku perlu bantuan, sekaligus latihan aktifin otak kananku ^^”

Wah!, naluri saya sebagai laki-laki, (halah!) sebagai orang yang dominan memakai otak kanan merasa tertantang akan hal tersebut. Kemudian saya mencobanya, dan alhasil, dalam 15 menit, saya hanya bisa menyelesaikan 1 sisi saja (T_T)

Flashback: Ketika saya berumur sekitar 8 tahun, saya memiliki mainan rubik ini, namun saya tidak pernah bisa menyelesaikannya utuh, dan hanya bisa 1 sisi saja,. Setelah itu saya tidak pernah menjumpai mainan ini lagi sampai masa kuliah yang saya ceritakan diatas,.

Setelah saya dipermalukan oleh mainan yang nggak jelas itu dihadapan teman yang telah saya cemooh dan tidak bisa berbuat banyak karena saya memang benar2 menyerah waktu itu, ahirnya saya melupakan puzzle tersebut dan tidak pernah membahasnya lagi,.

Suatu ketika saya mendapat tugas kuliah untuk membuat sebuah presentasi yang memiliki tema bebas,. Hal tersebut membuat saya semakin dapat berkreasi sesuka saya dan menyisipkan video dan gambar apapun yang membuat saya tertarik (anak muda gitu^^). Kemudian secara tidak sengaja, ketika saya sedang browsing(bukan browsing secara online, tapi cari2 video di PC teman, bongkar2 gudang, wkwkwk!) saya menemukan video solving rubik yang sangat mengesankan(waktu itu). Dalam video tersebut rubik yang teracak dapat diselesaikn dalam waktu kurang lebih 20 detik dengan kecepatan tangan yang .. wah!,

Jujur saja saya terkesan dan mulai penasaran dengan puzzle nggak jelas ini,. Kemudian secara diam-diam saya membeli rubik(waktu itu saya beli yang gocengan ^O^) dan saya belajar untuk menyelesaikannya,.

Saya mulai browsing (kali ini browsing beneran, ^^) dan mendapatkan beberapa sumber dan algoritma untuk menyelesaikan rubik,.

Namun, karena saya masih sangat awam dalam hal ini, saya kesulitan untuk membaca algoritma dan memahami kasus-kasus dalam rubik,. dan selama itu, saya belum pernah menyelesaikan rubik secara utuh, satu kali pun,.

Namun hal tersebut malah membuat saya semakin penasaran,.

Ahirnya suatu ketika, saya membeli rubik yang baru karena yang dulu2 udah rusak (keseringan diputer sampe lepas semua^^) dan sampai saat itu saya belum pernah menyelesaikan satu rubik pun, sedangkan yang sudah rusak paling tidak ada 3 rubik (gocengan semua^^) karena setahu saya rubik semua ya sama saja, makanya saya belinya yang gocengan,. Saya membawa rubik yang masih dalam plastik itu ke tempat ngopi (anak muda biasa lah ngopi gitu, hehe!), disitu ada beberapa teman waktu SMA yang masih sering bertemu. Dan ketika saya mengeluarkan rubik, kemudian mengacaknya, dan kemudian bingung mau menyelesaikannya dari mana dan bagaimana, salah satu teman yang berinisial ‘S’ meminjam rubik itu dan menyelesaikannya. Saya yang sejak dulu(paling tidak sudah lama saya belajar tapi nggak bisa-bisa) ingin menyelesaikan rubik dengan tidak ragu2 sama sekali saya meminta teman tersebut untuk mengajari saya, dan memang, belajar dengan dibantu seorang guru jauh lebih mudah daripada belajar secara otodidak,. dah ahirnya, malam itu, saya ahirnya berhasil menyelesaikan rubik untuk pertama kalinya, dengan tangan saya sendiri, hahahaha!, khu khu khu khu!,^^

Setelah malam itu, saya lebih sering memainkan rubik, dengan tambahan algoritma2 yang saya dapatkan dari mbah google, dan teknik dari teman saya, saya ahirnya dapat merusakkan rubik ini lagi, lhoo?, haha!,

Karena seringnya rusak dan putarannya yang susah, saya mencari rubik yang memang berkualitas, ahirnya saya menemukannya di salah satu toko mainan di kota saya,. Memang harganya hampir 6 kali lipat dari yang biasa saya rusakkan^^, namunputarannya memang halus dan saya rasa rubik tersebut tidak bisa rusak kecuali kalau dibakar, haha!,

karena rubik kali ini memang halus putarannya, maka saya lebih sering lagi bermain rubik dan berkali-kali menyelesaikan rubi, kalau dihitung mungkin dalam satu hari saya menyelesaikan rubik sudah ribuan kali,(berlebihan.com) dan tanpa sadar saya telah belajar sesuatu yang dalam dunia rubik hal itu disebut ‘fingertrick’.

Hah, saya lanjutkan di part 2, sepertinya ini sudah terlalu panjang dan mulai kemana-mana, hehehe!,

About cold4hands

Hanya seorang pria biasa yang mencoba mengekspresikan diri dengan karya-karya sederhana

Posted on Maret 7, 2011, in My Story, Rubik and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 19 Komentar.

  1. Wah, bisa tolong ajari bagaimana solvingnya?

  2. hmm…
    Tanganku udah kaku bro, sekarang udah gak bisa mahir lagi mainin rubik…😥

  3. aq awalnya dari adek q yg beli tu rubik.. trus coba aq maenin sambil liat tutor di youtube.. 4 jam selesai dan berhasill haha

  4. puter” sampai keblenger..hahaa.. Pusing maen’a..aplgi males bljr’a..hadduhh

  5. wedew, harganya 6 kali lipat ????
    Mending pake buat beli hp !!!!

  6. Hwoaaa..kereeen bisa nyelsein rubik. Sampai mata teleng diputer-puter saya cuma mentok berhasil satu sisi. malas juga berguru ke mbah google. ga telaten sih.
    ajarin dooonk…dipart 2 ny dibahas yaah (request). hehehe

  7. tanyain aja di blognya om wawan a.k.a setionebudhi !!!!

  1. Ping-balik: Awal: Ketertarikan Saya pada Rubik #2 « cold4hands

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: